Senin, 21 September 2009

RENUNGAN

TAKWA UKURAN DERAJAT MANUSIA

Jumat, 18 September 2009

RENUNGAN

ORANG YANG SELALU MENGIKUTI DORONGAN HAWA NAFSUNYA AKAN TERJERUMUS PADA KRIMINALITAS DAN KENISTAAN.

Kamis, 10 September 2009

SELAMAT HARI IDUL FITRI 1430 H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

DADANG SURYA

Kamis, 30 April 2009

Gagasan Utama

Gagasan utama adalah gagasan pokok yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembaca, sedangkan gagasan pendukung yaitu yang mendukung gagasan utama.
Jenis paragraf berdasarkan letak gagasan utamanya:
1. Gagasan utama yang terletak di akhir paragraf disebut paragraf induktif.
2. Gagasan utama yang terletak di awal paragraf disebut paragraf deduktif.
3. Gabungan dari paragraf deduktif dan induktif disebut paragraf campuran.

Selasa, 28 April 2009

Kata Mutiara

Kehidupan benar-benar indah apabila
engkau tahu apa yang engkau harus lakukan.

Selasa, 07 April 2009

Tugas Bahasa Indonesia Kelas VII

Pancaran Hidup

Di pagi hari
Aku berangkat bekerja
Tampak olehku seorang lelaki
Mengorek-ngorek tong mencari nasi

Sepintas hatiku sedih
Terasa miskin badan sendiri
Di tengah kekayaan negeri raya
Awak menjadi peminta-minta

Amal Hamzah


1. Jelaskan tema puisi di atas!
2. Jelaskan suasana puisi di atas!
3. Jelaskan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari.
4. Jelaskan pula hal-hal yang harus dinilai
ketika temanmu membaca puisi.

Tugas Bahasa Indonesia Kelas VII

Ubahlah kalimat langsung di bawah ini menjadi kalimat tidak langsung!
1. "Kalian harus membawa perbekalan secukupnya." kata pembina pramuka.
2. "Kamu harus giat belajar supaya naik kelas!" kata kepala sekolah.
3. "Saya takut dengan ketinggian oleh sebeb itu tidak mau naik pesawat." kata adik.
4. "Setiap hari libur pantai Pangandaran selalu penuh oleh wisatawan." kata pemandu wisata.
5. Dena berkata,"Kalian harus hati-hati berenang di pantai karena ombaknya besar."

Tugas Bahasa Indonesia Kelas VII

Ubahlah kalimat tidak langsung di bawah ini menjadi kalimat langsung!
1. Ruri mengatakan bahwa semua siswa di kelasnya harus mengikuti kegiatan upacara.
2. Pak Jamil mengatakan bahwa tempat ini banyak dikunjungi wisatawan.
3. Masyarakat mengatakan bahwa pesawat itu jatuh membentur pegunungan.
4. Paman menjelaskan bahwa pemandangan di Gunung Bromo sangat indah.
5. Ayah mengatakan bahwa saya harus membawa peralatan yang lengkap kalau akan mendaki
gunung.

Selasa, 31 Maret 2009

Puisi

Lagi dan lagi

Lagi berkas cahaya terhalang
Lagi embun pagi tak muncul
Lagi bulan tak terang malam hari
Lagi Matahari terhalang awan

Lagi masalah

Karya: dank April 09

Kamis, 19 Maret 2009

Surat

Berdasarkan isinya surat dapat dibedakan :
1. Surat pribadi
a. Tidak resmi:kekeluargaan, persahabatan dsb.
b. Resmi: lamaran pekerjaan, permohonan izin dsb.
2.Surat dinas: isinya menyangkut kedinasan.
3.Surat sosialisai; digunakan oleh organisasi kemasyarakatan yang bersifat sosial atau untuk
mencari keuntungan.
4.Surat niaga/bisnis : memuat persoalan niaga atau perdagangan.

Minggu, 15 Maret 2009

Bingkai Bahasa

Salah satu fungsi imbuhan ke-an adalah membentuk kata kerja pasif. Adapun makna konfiks ke-an adalah sebagai berikut:
1. Menyatakan tempat
Contoh: kecamatan.
2. Menyatakan menderita.
Contoh: kehujanan.
3. Menyatakan tidak sengaja.
Contoh: ketiduran.
4. Menyatakan hal.
Contoh : keadilan.
Jenis kata ulang adalah sebagai berikut:
1. Kata ulang utuh/murni.
2. Kata ulang berubah bunyi.
3.Kata ulang berimbuhan.
4. Kata ulang semu.
5. Kata ulang sebagian.

Menyusun Naskah Drama

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menyusun naskah drama sebagai berikut:
1. Tema.
Tema harus relevan dengan tujuan pementasan.
2. Konplik.
Konplik cukup tajam ditandai oleh plot yang penuh kejutan dan dialog yang mantap.
3. Watak.
Watak pelaku memungkinkan pertentangan yang memungkinkan ketajaman konflik.
4. Bahasa.
Bahasa yang digunakan mudah dipahami atau komunikatif.
5. Mempunyai kemungkinan dipentaskan.

Rabu, 25 Februari 2009

Soal Preposisi

1. Buatlah kalimat dengan menggunakan preposisi dari dan daripada masing-masing lima buah
kalimat.
2. Carilah kalimat-kalimat yang menggunakan preposisi daripada secara tidak tepat kemudian
perbaikilah supaya tepat.

Preposisi dari dan daripada

Preposisi/kata depan berguna untuk menandai berbagai hubungan makna antara kata di depan preposisi dengan kata yang berada dengan kata yang berada di belakang preposisi. Ditinjau dari bentuknya preposisi ada dua macam :
1. Preposisi tunggal adalah preposisi yang hanya terdiri atas satu kata.
Contoh:a. Kata dasar (misal: di,ke,dari,pada)
b. Berafiks (misal:selama, mengenai, sepanjang)
2. Preposisi Gabungan.
Contoh: a. Preposisi yang berdampingan adalah preposisi yang terdiri atas dua preposisi yang
letaknya berurutan (misal: daripada, kepada, selain dari).
b. Preposisi yang berkolelasi adalah preposisi yang terdiri dari dua unsur yang dipakai
berpasangan tetapi terpisah oleh kata atau frasa lain.(misal: antara....dan...., dari....
sampai....,sejak....hingga....)

Senin, 23 Februari 2009

Metode Pidato

Ada empat macam metode dalam menyampaikan pidato:
1. Metode impromtu.(serta merta).
Berpidato berdasarkan pengetahuan dan kemahiran tanpa persiapan sama sekali.
2. Metode ekstemporan(tanpa persiapan naskah).
Berpidato dengan membaca catatan-catatan penting.
3. Metode menghafal.
Berpidato dengan membacakan naskah dihafalkan yang telah disusun terlebih dahulu.
4. Metode naskah.
Berpidato dengan cara melihat naskah dan dibaca.

Proses Morfofonemik

Morfofonemik adalah perubahan fonem yang terjadi sebagai akibat pertemuan hubungan morfem
dengan morfem lain. Awalan ber- mengalami perubahan morfofonemik berikut ini.
1. Awalan ber berubah menjadi be- jika bertemu dengan kata dasar yang berawalan fonem /r/.
contoh : ber- + ranting = beranting.
2. Awalan ber- berubah menjadi be- jika ditambahkan pada kata yang suku pertamanya berakhir
dengan huruf /er/.
contoh : ber- + kerja = bekerja.
3. Awalan ber- berubah menjadi bel- jika ditambahkan pada dasar tertentu.
contoh : ber- + ajar = belajar.
4. Awalan ber- tidak berubah bentuknya bila digabungkan dengan dasar kaidah 1 - 2 dan 3.
contoh : ber- + harap = berharap.

Menulis Karya Ilmiah Sederhana

Sebagai karya ilmiah, karya tulis harus memenuhi syarat sebagai berikut:
1. Mengandung suatu masalah beserta pemecahannya.
2. Masalah yang dikemukankan objektif, sesuai kenyataan, bukan hasil imajinasi.
3. Karangan disusun menurut metode tertentu sehingga dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya.
4. Karangan harus lengkap, semua yang berhubungan dengan masalah harus dikemukakan dan
dilengkapi dengan kajian teori dari beberapa buku atau sumber lain.
5. Karangan dikemukakan dengan nalar yang sehat.
6. Karangan disusun menurut sistem tertentu, mudah dimengerti, dan berkesinambungan.
7. Bahasa yang digunakan tidak menimbulkan penafsiran ganda, harus jelas, dan mudah dipahami.
Adapun berikut ini tahap-tahap penulisan karya tulis.
1. Pemilihan naskah/pembatasan tofik.
2. Pengumpulan bahan.
3. Penyusunan kerangka tulisan.
4. Pengembangan kerangka.
5. Memperbaiki isi.
6. Memperbaiki bahasa.

Menulis Kembali Cerpen yang Dibaca

Langkah-langkah menulis kembali cerpen yang dibaca.
1. Bacalah sebuah cerpen dengan saksama.
2. Tentukan ide-ide pokok cerpen sesuai dengan alur.
3. Kembangkan ide-ide pokok cerpen itu dengan kalimat sendiri menjadi sebuah ringkasan cerpen.

Melaporkan Informasi Secara Lisan

Langkah-langkah menyampaikan informasi secara lisan.
1. Terlebih dahulu cermatilah dan pahami informasi yang telah kalian peroleh.
2. Buatlah catatan-catatan kecil terkait dengan informasi tersebut.
3. Ringkaslah catatan-catatan tersebut dan hapalkan.
4. Sampaikan informasi tersebut secara lisan dengan menggunakan kaliat yang lugas dan efektif.